Berita Terkini

  • slide
  • slide
  • slide
  • slide
  • slide
  • Informasi Perkara

    Dengan Sistem Informasi Penulusuran Perkara atau SIPP,masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan Informasi suatu perkara

    Kunjungi
  • Gugatan Sederhana

    Mekanisme Gugatan Sederhana

    Kunjungi
  • PENGADUAN

    Alamat Pengaduan ke Web https://siwas.mahkamahagung.go.id/

    Kunjungi
  • Pendaftaran Permohonan dan Gugatan Sederhana

    Guna Mempermudah Pelayanan Pengajuan Perkara Perdata Permohonan Perbaikan Akta Kelahiran dan Gugatan Sederhana, Pengadilan Negeri Raha menerima pengajuan pendaftaran perkara permohonan dan gugatan sederhana melalui Email

    Kunjungi

1:Jun

Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045

 

.

Raha, 1 Juni 2024 | Pemerintah melalui Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menginstruksikan seluruh ASN agar mengikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2024. Instruksi tersebut tertuang dalam Surat Edaran Kepala BPIP Nomor 2 Tahun 2024 tentang Pedoman Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2024. Oleh karena itu pada Hari Sabtu, 1 Juni 2024, segenap pegawai di lingkungan PN Raha melaksanaan upacara memperingati Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor PN Raha.

 

Peringatan hari lahir Pancasila Tahun 2024 kali ini mengangkat Tema “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045". Tema ini mengandung maksud bahwa Pancasila menyatukan kita dengan segala perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa dalam menyongsong 100 tahun Indonesia Emas yang maju, mandiri dan berdaulat

 

Bertindak sebagai Pembina Upacara, Ketua Pengadilan Negeri Raha Bapak Muhammad Sukamto, S.H., M.H. Dalam amanatnya menyampaikan bahwa Pancasila harus senantiasa kita jiwai dan pedomani agar menjadi ideologi yang bekerja, yang dirasakan kehadiran dan manfaatnya oleh seluruh tumpah darah Indonesia.

 

Ketua Pengadilan Negeri Raha berharap dan mengajak seluruh komponen bangsa di mana pun berada, termasuk seluruh Aparatur PN Raha untuk bahu membahu membumikan nilai-nilai Pancasila ke dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” harapnya.

 

Menutup pidatonya, Ketua Pengadilan Negeri Raha mengajak kepada seluruh komponen bangsa untuk mengarusutamakan Pancasila dengan metode dan cara-cara kekinian dalam menyongsong bonus demografi yang akan menempatkan kaum milenial dan Gen-Z sebagai pelaku utama pembangunan bangsa.