27:Okt
Pengadilan Negeri Raha Hadiri Acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Secara Virtual
.

Raha, 27 Oktober 2022. | Dalam rangka mengingatkan kembali hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, mengenang sejarah kehidupan serta memetik nilai-nilai keteladanan yang diajarkan oleh Nabi Besar Muhammad SAW kepada manusia di tahun 2022 ini, Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung menyelenggarakan acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1444 Hijriyah secara virtual yang diikuti oleh seluruh warga peradilan dalam lingkup Peradilan Umum Mahkamah Agung pada hari Kamis, tanggal 27 Oktober 2022, langsung dari Ruang Command Center Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung. Kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dihadiri dan dibuka langsung oleh Dirjen Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung, Bapak H. Bambang Myanto, S.H., M.H.
Peringatan Maulid Nabi kali ini mengangkat tema "Dengan Meneladani Rasulullah SAW, Kita Tingkatkan Iman dan Taqwa Untuk Membentuk Aparatur Peradilan Umum Yang Berakhlak Mulia".
Dalam Sambutannya, Dirjen Peradilan Umum memberikan pesan agar seluruh Aparatur Peradilan Umum menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini sebagai momentum untuk meningatkan iman dan taqwa, menjadi teladan serta melaksanakan tugas dan tanggungjawab dengan baik. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Pengadilan Negeri Raha, Bapak Muhammad Sukamto, S.H., M.H. bersama jajaran. Memeriahkan peringatan Maulid kali ini, Dirjen Peradilan Umum menghadirkan Ust. Adi Hidayat, Lc, M.A. sebagai pembawa Tausyiah.
Ust. Adi Hidayat menyampaikan bahwa esensi dari peringatan Maulid Nabi Muhammad Salallahualaihi Wa Sallam sesungguhnya adalah untuk meneladani setiap pikiran, ucapan dan tindakan Rasulullah. “Sifat baik dan tindakan Nabi Muhammad SAW itu kita harus teladani dan diterapkan dalam kehidupan,” ungkapnya.
Lebih jauh, Ust. Adi Hidayat memberikan petuah dan bimbingannya kepada seluruh Hakim dalam lingkup Peradilan Umum bahwa “Kalau mau jadi Hakim terhormat, dekati Tuhan, dekati Allah, muliakan kepribadian, jaga attitude, jauhi perkara yang merendahkan martabat, jauhi tindakan yang bisa merusak profesi, tingkatkan ilmu, dan jadilah Hakim yang bijaksana.”
Acara Maulid yang sarat informasi dan ilmu ini hanya berlangsung selama lebih kurang 50 menit, cukup singkat tetapi Alhamdulillah mampu memberikan pengetahuan dan wawasan baru serta diharapkan dapat menjadi motivasi baru bagi seluruh Aparatur Peradilan Umum yang hadir untuk meningkatkan kualitas diri dan berakhlak mulia.























